Tembakau Madura Mulai Dibeli, PT Bawang Mas Group Patok Harga hingga Rp75 Ribu per Kg

  • Bagikan
Tembakau Madura Mulai Dibeli, PT Bawang Mas Group Patok Harga hingga Rp75 Ribu per Kg

PAMEKASAN, sekitarjatim.com — PT Bawang Mas Group mulai melakukan pembelian perdana tembakau Madura musim 2026 di gudangnya, Jalan Raya Trasak, Dusun Barat Lorong, Desa Peltong, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Minggu (16/8/2026).

Pembukaan pembelian ditandai dengan doa bersama yang dihadiri sejumlah ulama Basrah, termasuk penggagas Paguyuban Pelopor Petani dan Pengusaha Tembakau Madura (P4TM).

CEO PT Bawang Mas Group, Khairul Umam alias Haji Her, mengatakan doa bersama tersebut merupakan ikhtiar agar musim panen tembakau tahun ini berjalan lancar dan menghasilkan kualitas yang baik.

“Doa bersama ini bagian dari harapan agar kualitas tembakau yang dihasilkan petani semakin baik sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para petani tembakau di Madura,” ujar Haji Her.

BACA JUGA:  Menyambut Peringatan Hari Pahlawan: Khitanan Massal Gratis PLN UP3 Madura Jadi Penopang Kesejahteraan Warga

Perusahaan menerapkan harga berdasarkan kualitas atau grade tembakau. Harga kategori T ditetapkan Rp50 ribu per kilogram, HR Rp55 ribu-Rp60 ribu, G Rp55 ribu, AB Rp60 ribu, A Rp60 ribu-Rp70 ribu, dan A+ Rp70 ribu-Rp75 ribu per kilogram.

“PT Bawang Mas Group menerapkan sistem pembelian berdasarkan kualitas daun tembakau,” kata Haji Her.

Ia meminta petani melakukan seleksi sebelum membawa hasil panen ke gudang. Tembakau dengan daun yang masih muda dan memiliki rasa pahit tidak masuk kriteria penerimaan.

“Salah satunya, daun tembakau yang masih muda dan memiliki rasa pahit tidak masuk dalam kriteria penerimaan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Apel Awal Tahun, Pemkab Pamekasan Tekankan Inovasi ASN untuk Dorong Pembangunan 2026

Petani juga diimbau tidak mencampur tembakau dengan kualitas berbeda agar proses pemeriksaan dan penentuan harga berjalan lebih mudah.

“Karena itu, petani diimbau melakukan seleksi terhadap hasil panen sebelum membawanya ke lokasi pembelian. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar proses pemeriksaan kualitas, penimbangan hingga transaksi,” tegasnya.

Haji Her berharap kemitraan perusahaan dengan petani terus terjaga serta mampu meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi tembakau Madura.

“Hubungan kemitraan antara perusahaan dan petani diharapkan dapat terus berjalan dengan baik, saling memberikan manfaat, serta mendorong peningkatan kualitas tembakau yang dihasilkan petani Madura,” kata dia.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *