Lapas Narkotika Pamekasan dan Puskesmas Teja Pantau Higienitas Dapur Warga Binaan

  • Bagikan
Lapas Narkotika Pamekasan dan Puskesmas Teja Pantau Higienitas Dapur Warga Binaan

PAMEKASAN, sekitarjatim.com — Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan bersama UPT Puskesmas Teja melakukan pemantauan rutin terhadap penyediaan makanan dan minuman bagi warga binaan, Rabu (7/10/2026).

Hasil inspeksi awal menunjukkan tidak ditemukan permasalahan dari aspek kesehatan dalam proses pengolahan dan penyajian makanan. Namun, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan, alat makan, dan air minum masih ditunggu.

Pemantauan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyelenggaraan makanan di dapur Lapas memenuhi standar kesehatan serta higiene dan sanitasi.

Dua petugas Puskesmas Teja, Enny Nurhayati, SKM., selaku Korpel Pelayanan Kesehatan Lingkungan, dan Siti Aisyah, A.Md.KL., terlibat dalam pemeriksaan tersebut. Mereka didampingi Kasubsi Bimkeswat Abdullah serta petugas dapur Lapas Narkotika Pamekasan, Anang dan Homaidy.

Tim melakukan pemeriksaan melalui sejumlah tahapan, di antaranya mengambil sampel makanan dan melakukan usap pada peralatan makan. Sampel tersebut selanjutnya akan diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Pamekasan.

BACA JUGA:  Ditangkap di Semarang, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK

Pemeriksaan juga mencakup sampel air minum yang berasal dari Depo Air Minum Lapas Narkotika Pamekasan. Selain pengambilan sampel, petugas melakukan inspeksi kondisi lingkungan dapur, termasuk proses pengolahan hingga penyajian makanan kepada warga binaan.

Korpel Pelayanan Kesehatan Lingkungan Puskesmas Teja, Enny Nurhayati, mengatakan pemantauan dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap kualitas makanan dan minuman yang diberikan kepada warga binaan.

“Pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan proses penyediaan makanan dan minuman di Lapas telah memenuhi standar kesehatan lingkungan dan higiene sanitasi. Dari hasil inspeksi hari ini, secara umum tidak ditemukan permasalahan dari aspek kesehatan. Untuk sampel makanan, alat makan, dan air minum selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kualitasnya secara lebih menyeluruh,” ujar Enny.

BACA JUGA:  Perempuan Meninggal Usai Keluar dari Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Polisi Tutup Sementara Lokasi

Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, mengatakan pemenuhan makanan dan minuman yang layak serta sehat menjadi bagian dari perhatian Lapas terhadap hak warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan makanan dan minuman yang diterima warga binaan tidak hanya terpenuhi secara kuantitas, tetapi juga terjamin kebersihan, keamanan, dan kualitasnya. Pemantauan secara berkala bersama Puskesmas menjadi langkah penting bagi kami untuk menjaga standar penyelenggaraan makanan di Lapas,” tegas Kusnan.

Pemantauan dapur bersama Puskesmas tersebut dilakukan secara berkala setiap enam bulan. Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap proses penyediaan makanan dan minuman bagi warga binaan.

Lapas Narkotika Pamekasan masih menunggu hasil uji laboratorium sebagai bagian dari pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas makanan, peralatan makan, dan air minum yang dikonsumsi warga binaan.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *