MALANG, SekitarJatim.com – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyiapkan sejumlah program strategis untuk memperkuat jejaring dan pemberdayaan alumni. Salah satu gagasan yang diperkenalkan dalam pelantikan pengurus periode 2026–2031 adalah konsep sedekah networking.
Gagasan tersebut mengemuka dalam rangkaian pelantikan pengurus IKA UIN Maliki Malang yang berlangsung di Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Minggu (1/11/2026).
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Dr. H. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum., organisasi alumni ini diarahkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kolaborasi yang mampu membuka peluang dan memberikan manfaat bagi sesama lulusan.
Konsep sedekah networking menekankan pentingnya berbagi manfaat melalui jaringan yang dimiliki setiap alumni. Bentuk kontribusinya tidak terbatas pada bantuan materi, tetapi juga dapat berupa akses informasi, pengalaman, kompetensi, rekomendasi, hingga peluang kerja dan usaha.
Melalui pendekatan tersebut, alumni yang telah memiliki posisi strategis diharapkan dapat membantu membuka kesempatan bagi lulusan baru. Sementara alumni yang bergerak di bidang usaha dapat membangun kemitraan, sedangkan kalangan akademisi dan profesional berpeluang menjadi mentor bagi generasi berikutnya.
Untuk merealisasikan gagasan tersebut, kepengurusan IKA UIN Maliki Malang periode 2026–2031 menyiapkan empat agenda strategis. Agenda itu meliputi konsolidasi dan digitalisasi data alumni, pemberdayaan ekonomi dan pengembangan karier, penguatan sinergi dengan almamater, serta penanaman nilai-nilai Ulul Albab dalam menghadapi tantangan global.
Salah satu program yang menjadi prioritas adalah pembentukan Career Center Alumni. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat informasi dan pengembangan karier bagi para lulusan, mulai dari penyediaan informasi lowongan kerja, pendampingan karier, program mentorship lintas angkatan, pengembangan kewirausahaan, hingga perluasan jejaring profesional.
Selain itu, IKA akan mengembangkan basis data digital untuk memetakan persebaran alumni berdasarkan domisili, profesi, dan kompetensi. Sistem tersebut diharapkan dapat menghubungkan potensi puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.
Program lainnya adalah rencana pembangunan IKA UIN Maliki Malang Center sebagai pusat aktivitas dan kolaborasi alumni. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kegiatan jejaring, pengembangan karier, perkantoran organisasi, pengembangan usaha, serta pendidikan dan pelatihan.
Melalui berbagai program tersebut, IKA UIN Maliki Malang berupaya membangun ekosistem yang memungkinkan potensi dan kebutuhan alumni saling terhubung. Pengalaman para alumni senior diharapkan dapat menjadi bekal bagi lulusan yang tengah merintis karier, sementara jaringan profesional yang telah terbentuk dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang baru.
Semangat sedekah networking juga mendorong setiap anggota agar berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing. Berbagi informasi pekerjaan, memberikan rekomendasi, mengenalkan relasi, maupun membuka akses profesional menjadi bentuk kontribusi yang dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan bantuan materi.
Dengan arah tersebut, kepengurusan IKA UIN Maliki Malang periode 2026–2031 menargetkan organisasi alumni menjadi wadah yang tidak hanya mempererat hubungan antarlulusan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi alumni, almamater, masyarakat, dan bangsa.(qin/*)






