SURABAYA, sekitarjatim.com — ENR (32), tersangka kecelakaan beruntun di Surabaya yang menewaskan seorang warga, menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf kepada keluarga korban. Pengemudi Mitsubishi Outlander itu mengaku tidak menyadari kejadian yang berujung pada meninggalnya RPK (25).
Permintaan maaf tersebut disampaikan ENR saat berada di Kantor Satlantas Polrestabes Surabaya, Senin (24/8/2026).
“Untuk keluarga korban, saya selaku tersangka penabrakan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya pun enggak sadar. Enggak tahu kalau saya tahu saya sadar ada orang, enggak mungkin terjadi seperti itu,” kata ENR kepada awak media di Kantor Satlantas Polrestabes Surabaya, Senin (24/8/2026).
ENR mengaku tidak menyangka kecelakaan yang dialaminya berakhir dengan hilangnya nyawa seseorang. Ia kembali menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya terhadap keluarga korban yang sudah ditinggalkan. Terima kasih,” ujarnya.
Selain kecelakaan tersebut, ENR juga menyesali sikapnya setelah kejadian. Ia sebelumnya sempat mengamuk dan menantang warga yang berada di lokasi. Rekaman aksinya kemudian beredar luas di media sosial.
“Karena saya juga enggak sadar. Itu saya juga kaget kelakuan saya seperti itu. Jadi saya malu,” katanya.
Kepada polisi dan awak media, ENR mengakui baru pulang dari sebuah pesta sebelum kecelakaan terjadi. Ia juga mengakui telah mengonsumsi minuman beralkohol, meski tidak dapat mengingat secara pasti jumlah yang diminumnya.
“Enggak, 7 gelasan, 1/4 gelas,” tandas EN.
Kecelakaan beruntun itu terjadi di Jalan Taman Apsari dan Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, ENR mengemudikan Mitsubishi Outlander bernomor polisi L-1049-OO dari arah selatan menuju utara di Jalan Taman Apsari. Saat berbelok ke kiri, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali dan menabrak sebuah taksi listrik VinFast bernomor polisi L-1611-UG yang sedang terparkir.
Setelah tabrakan pertama, kendaraan yang dikemudikan ENR terus melaju ke arah Jalan Gubernur Suryo. Di kawasan sekitar Alun-Alun Surabaya, Outlander itu kembali menabrak RPK yang saat itu sedang menaikkan barang ke mobil Mitsubishi L300 miliknya.
RPK mengalami luka berat dan segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr Soetomo Surabaya. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia saat menjalani perawatan.(*)






