PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat menekankan pentingnya pelayanan lalu lintas yang modern, humanis dan responsif, termasuk mengedepankan pendekatan edukatif dalam penegakan hukum terhadap pengguna jalan.
Penekanan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di halaman Mapolres Pamekasan. Apel diikuti Wakapolres, Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara hingga ASN Polres Pamekasan.
Dalam kesempatan itu, Wahyu membacakan amanat Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo yang mengangkat tema “Polantas Presisi Mengabdi Untuk Negeri”.
Salah satu hal yang ditekankan adalah transformasi pelayanan kepolisian lalu lintas agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Teknologi dan pemanfaatan data diarahkan untuk mempercepat pelayanan, memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan transparansi. Namun, penggunaan teknologi tidak boleh membuat pelayanan kepolisian justru semakin jauh dari masyarakat.
Selain transformasi digital, jajaran lalu lintas juga diarahkan menerapkan paradigma Polantas KARIB, yakni Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif dan Berintegritas.
Pendekatan tersebut menempatkan kemitraan dengan masyarakat sebagai salah satu bagian penting dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Kolaborasi itu menyasar berbagai kelompok pengguna jalan, mulai pengemudi ojek, angkutan umum, armada logistik, komunitas otomotif hingga lingkungan pendidikan.
Dalam amanat tersebut, pola penegakan hukum lalu lintas juga menjadi perhatian. Keberhasilan penegakan hukum tidak semata-mata diukur berdasarkan banyaknya pelanggar yang ditindak.
Penindakan diarahkan menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat dalam berlalu lintas. Orientasi akhirnya adalah menekan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Seluruh personel lalu lintas juga diminta menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Anggota Polantas diharapkan hadir ketika masyarakat membutuhkan, memberikan kemudahan pelayanan serta tetap bertindak tegas, objektif dan adil dengan menjunjung martabat masyarakat.
Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi bagi jajaran kepolisian lalu lintas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan perubahan mobilitas pengguna jalan.
Apel kemudian ditutup dengan laporan komandan apel, penghormatan pasukan dan doa bersama untuk keselamatan serta kelancaran personel dalam menjalankan tugas.(*)






