PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Pamekasan menggelar doa bersama untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu ballroom hotel di Jalan Jokotole, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan itu diikuti oleh jajaran SPPG se-Kabupaten Pamekasan sebagai bentuk refleksi sekaligus ikhtiar spiritual dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah. Melalui doa bersama tersebut, para peserta memohon keberkahan dan kelancaran agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah Triarif, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat pengabdian dalam menyukseskan program prioritas pemerintah.
“Doa bersama ini merupakan bagian penting dari sebuah pengabdian untuk menyukseskan program prioritas Presiden,” kata Hariyanto.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendoakan kelancaran kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, tetapi juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme.
“Tidak hanya doa bersama untuk kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, melainkan kami juga melaksanakan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai wujud jiwa nasionalisme,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan penggiat budaya Kabupaten Pamekasan, Ach Faulur Rozi atau yang akrab disapa Eroz, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai, keberadaan SPPG tidak hanya berperan dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di tengah masyarakat.
“Kami sebagai penggiat budaya Kabupaten Pamekasan, apapun kegiatannya kami mendukung penuh,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, SPPG se-Kabupaten Pamekasan diharapkan dapat terus memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan nilai religius dan nasionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan, khususnya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.(*)






