Lapas Narkotika Pamekasan Buka Program Paket C, 17 Warga Binaan Kembali Tempuh Pendidikan

  • Bagikan
Lapas Narkotika Pamekasan Buka Program Paket C, 17 Warga Binaan Kembali Tempuh Pendidikan

PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan membuka Program Pendidikan Kesetaraan Paket C bagi warga binaan sebagai upaya memenuhi hak memperoleh pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan. Program tersebut resmi dimulai pada Sabtu (11/7/2026) di Aula Soepomo Lapas Narkotika Pamekasan.

Program pendidikan itu terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan dan PKBM Tunas Bangsa Pamekasan. Sebanyak 17 warga binaan tercatat mengikuti pendidikan kesetaraan setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun ini.

Pembukaan program dihadiri Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kusnan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Akhmad Basri Yulianto, SH., M.Si., jajaran PKBM Tunas Bangsa beserta para tutor, Tim Kesetaraan Pendidikan Lapas Narkotika Pamekasan, serta warga binaan peserta Program Paket C.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, dilanjutkan sambutan Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, kemudian penyematan tanda peserta kepada perwakilan warga binaan sebagai simbol dimulainya proses pembelajaran.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Sidang TPP, Bahas Integrasi 41 Warga Binaan

Program tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan. Melalui program ini, warga binaan diharapkan memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan formal sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Melalui program ini kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami berharap seluruh peserta mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh hingga berhasil menyelesaikan pendidikan Paket C,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kusnan mengatakan pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kualitas diri warga binaan melalui pendidikan.

BACA JUGA:  Razia Jelang Ramadan, Polres Pamekasan Sita Ratusan Botol Miras di Sejumlah Lokasi

“Program pendidikan kesetaraan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memenuhi hak warga binaan sekaligus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga agar mereka lebih percaya diri, produktif, dan mampu berkontribusi secara positif ketika kembali ke masyarakat,” ungkap Kusnan.

Melalui kolaborasi antara Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, dan PKBM Tunas Bangsa Pamekasan, program pendidikan kesetaraan diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga binaan memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan formal dan meningkatkan kompetensinya sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.

Seluruh rangkaian pembukaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C berlangsung tertib, aman, dan lancar.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *