Bulog DKI-Banten Pastikan Kualitas Beras Bantuan Pangan Tahap II Jelang Penyaluran Agustus

  • Bagikan
Bulog DKI-Banten Pastikan Kualitas Beras Bantuan Pangan Tahap II Jelang Penyaluran Agustus

JAKARTA, sekitarjatim.com – Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten memastikan kualitas beras yang akan disalurkan dalam Program Bantuan Pangan Tahap II melalui pemeriksaan bersama sejumlah pemangku kepentingan di Kompleks Pergudangan Sunter Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan penyaluran bantuan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Wakil Pemimpin Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Hardian Dendar Dinata, mengatakan pemeriksaan kualitas menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi untuk memastikan beras yang diterima masyarakat berada dalam kondisi layak konsumsi.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan Peralatan Mandi ke Warga Binaan

“Pengecekan (kualitas) ini merupakan salah satu tahapan koordinasi dalam persiapan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) dengan melibatkan stakeholder terkait, untuk memastikan beras yang akan disalurkan dalam kondisi baik,” kata Hardian di Jakarta, Kamis.

Pemeriksaan tersebut melibatkan Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta, Satgas Pangan Polda Metro Jaya, serta penyedia jasa angkutan. Penyaluran Bantuan Pangan Tahap II direncanakan mencakup alokasi untuk tiga bulan.

Menurut Hardian, program yang menjadi arahan Presiden itu diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Dengan target penyaluran kepada 33,14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), permintaan masyarakat terhadap beras komersial diharapkan berkurang sehingga dapat mendukung pengendalian inflasi pangan.

BACA JUGA:  Didampingi H Her dan H Badri, Ketua Komwasjak Tinjau Gudang Rokok Kretek Lokal di Pamekasan

Selain untuk Program Bantuan Pangan, Bulog juga melakukan pemeriksaan kualitas stok beras yang akan digunakan dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Baik untuk kebutuhan bantuan maupun penjualan, dalam kondisi kualitas yang terjaga baik dan aman dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi,” kata dia.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *