Turun Langsung Bersihkan Kota, Bupati Kholilurrahman Ajak Warga Hidupkan Budaya Gotong Royong

  • Bagikan
Turun Langsung Bersihkan Kota, Bupati Kholilurrahman Ajak Warga Hidupkan Budaya Gotong Royong

PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus memperkuat komitmen menjaga kebersihan lingkungan melalui program Jumat Bersih. Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman memimpin langsung kegiatan bersih-bersih bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan eks Stasiun PJKA, Jalan Trunojoyo, Jumat (26/6/2026).

Aksi tersebut menjadi bagian dari gerakan rutin pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bupati bersama aparatur pemerintah membersihkan tumpukan sampah, memangkas semak belukar, serta menata sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan. Program Jumat Bersih dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk keterlibatan langsung pemerintah dalam menjaga kebersihan ruang publik.

Bupati Kholilurrahman mengatakan, gerakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Pamekasan Terima 81 WBP Baru, Dukung Penanganan Overkapasitas

“Kegiatan Jumat Bersih ini bertujuan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Ini juga menjadi perhatian Presiden dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri,” ujar Kholilurrahman.

Selain menjaga kebersihan, Pemkab Pamekasan menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat kembali semangat gotong royong yang dinilai mulai berkurang di tengah kehidupan masyarakat.

Untuk mendukung gerakan itu, pemerintah daerah melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, hingga pengurus RT dan RW agar budaya kebersamaan kembali tumbuh dalam kehidupan masyarakat.

“Dulu gotong royong menjadi budaya masyarakat. Sekarang mulai bergeser karena sikap individualistis semakin menonjol. Melalui kegiatan ini kami ingin membangkitkan kembali semangat kebersamaan tersebut, dan hari ini antusiasmenya terlihat hingga tingkat RT dan RW,” katanya.

BACA JUGA:  Desa Durbuk Jadi Kampung Percontohan Ketahanan Pangan, Polda Jatim Lakukan Asistensi di Pamekasan

Menurut Kholilurrahman, keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebersihan lingkungan maupun perawatan fasilitas publik. Karena itu, Pemkab Pamekasan mendorong kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dan penataan lingkungan tetap berjalan secara berkelanjutan.

“Dalam kondisi anggaran yang terbatas, kita memperkuat hal-hal yang bisa dilakukan bersama. Dengan begitu keseimbangan pembangunan tetap terjaga, sehingga Pamekasan tetap bersih, nyaman, dan terus berkembang,” pungkasnya.

Melalui program Jumat Bersih, Pemkab Pamekasan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Gerakan tersebut juga diharapkan menjadi budaya bersama dalam mewujudkan Pamekasan yang sehat, tertata, dan memiliki kualitas lingkungan yang semakin baik.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *