Warga Sumenep Antre Salat Tarawih Sejak Siang, Diberi Zakat Tunai Rp 300 Ribu

  • Bagikan
Warga Sumenep Antre Salat Tarawih Sejak Siang, Diberi Zakat Tunai Rp 300 Ribu

SUMENEP, sekitarjatim.com — Ribuan warga di Kabupaten Sumenep memicu sorotan publik setelah terlihat mengantre sejak siang untuk mengikuti salat Tarawih pertama di bulan Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2/2026). Antrean panjang di sejumlah masjid dan musala itu terutama terjadi di lokasi salat Tarawih yang menyediakan pembagian zakat tunai kepada jamaah.

Kegiatan itu dilakukan oleh anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Madura, MH Said Abdullah, yang membagikan zakat mal kepada masyarakat yang hadir. Dalam kegiatan yang berlangsung di delapan titik masjid dan mushala, termasuk Mushala Wakaf Abdullah, Masjid Laju, dan Masjid Nasabandiyah, terlihat warga datang lebih awal dengan membawa tikar sendiri untuk mengamankan tempat.

BACA JUGA:  Pamekasan Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Bupati Ajak Pemuda Teladani Semangat Pahlawan

Beberapa warga bahkan sudah berada di lokasi sejak siang hari, sebelum waktu dapat digelarnya salat Tarawih, demi mendapatkan tempat dalam barisan. Pemandangan itu sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan 193 personel Polres untuk mengamankan rangkaian kegiatan mulai pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan salat Tarawih dan pembagian zakat mal dapat berjalan dengan aman, lancar, serta situasi tetap kondusif.” ujar Anang kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menegaskan bahwa pembagian zakat hanya dilakukan pada hari Rabu, tanpa jadwal lanjutan selama Ramadan. “Hari Rabu saja, zakat mal,” kata Widi kepada media. Ia juga membenarkan nilai zakat yang diberikan kepada warga adalah berupa uang tunai senilai Rp 300 ribu per orang. “Benar (senilai Rp 300 ribu),” tambahnya.

BACA JUGA:  Dikenal sebagai Penghasil Kopi Terbesar di Banyuwangi, Kecamatan Kalibaru jadi Tuan Rumah Festival Kopi 2024

Fenomena warga mengantre sejak siang untuk salat Tarawih ini dipandang sebagian netizen sebagai bentuk antusiasme masyarakat terhadap tradisi yang dikenal rutin dilakukan setiap Ramadan. Selain itu, pembagian zakat tunai turut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tingginya jumlah jamaah sejak sore hari.(qin/gi’)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *