PAMEKASAN, sekitarjatim.com — Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan resmi menerima 23 peserta magang Batch 2 Program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Senin (24/11/2025). Para peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur, termasuk Universitas Madura, UIN Madura, Universitas Wiraraja, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Maulana Malik Ibrahim, dan Universitas Jember.
Prosesi penerimaan dilakukan dalam apel pagi dan dipimpin langsung Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan. Pada agenda tersebut, seluruh peserta magang memperkenalkan diri satu per satu di hadapan pegawai, sebelum kemudian menerima pengarahan teknis dari Kaur Kepegawaian Mada. Usai pengarahan, mereka diajak meninjau berbagai bagian kerja yang akan menjadi lokasi penugasan selama masa magang sesuai formasi masing-masing.
Selain penerimaan peserta magang, apel pagi juga menjadi momentum penyambutan tiga Calon ASN Lapas Narkotika Pamekasan yang baru menyelesaikan Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) Matra Laut. Ketiganya diberi kesempatan menyampaikan pengalaman mengikuti pelatihan selama dua bulan, termasuk nilai disiplin dan semangat bela negara yang mereka peroleh.
Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta magang dan kembalinya tiga CASN tersebut.
“Kami menyambut baik kehadiran 23 peserta magang Batch 2 di Lapas Narkotika Pamekasan. Kehadiran mereka bukan hanya untuk belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kami memperkenalkan dunia pemasyarakatan secara langsung kepada generasi muda. Kami berharap para peserta dapat mengambil banyak pengalaman, wawasan, dan etika kerja selama berada di lingkungan lapas,” jelasnya
“Kami juga bangga atas kembalinya tiga CASN kami yang baru menyelesaikan Latsarmil Komcad. Pengalaman dan disiplin yang mereka bawa dari pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat profesionalitas serta kualitas kinerja mereka ke depan.” harapnya.
Melalui dua agenda tersebut, Lapas Narkotika Pamekasan menegaskan komitmennya dalam penguatan kualitas SDM, baik melalui pengembangan pegawai internal maupun pemberian ruang belajar bagi mahasiswa dalam program magang resmi pemerintah.(*)






