Trulli

Jaga Kesehatan di Lapas: 50 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Ikuti Pelatihan PHBS

  • Bagikan
Jaga Kesehatan di Lapas: 50 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Ikuti Pelatihan PHBS Pamekasan

PAMEKASAN, sekitarjatim.com — Pada Selasa (2/12/2025), Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kesehatan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB di blok hunian lapas, dihadiri oleh sekitar 50 warga binaan. Penyuluhan dilakukan oleh tim kesehatan lapas yang terdiri dari dokter, perawat, peserta magang, serta kader kesehatan — dengan metode penyampaian materi dan praktik langsung agar peserta dapat lebih mudah memahami dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas.

Materi yang disampaikan mencakup pengertian dan prinsip dasar PHBS; pentingnya menjaga kebersihan pribadi seperti mandi, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan pakaian; menjaga kebersihan lingkungan hunian; pola makan sehat dan pencegahan penyakit menular; serta etika batuk dan bersin.

BACA JUGA:  DPR RI Dorong Transparansi Dana Haji, Hj. Ansari Sosialisasikan Pengawasan BPKH

Menurut salah satu perawat di lapas, Sulistiyo, penyuluhan ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan bersama di lingkungan lapas. 

“PHBS bukan hanya teori, tapi kebiasaan sehari-hari yang harus dibangun. Dengan memahami cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, warga binaan dapat terhindar dari berbagai penyakit. Kami berharap ilmu yang diberikan hari ini dapat langsung dipraktikkan agar tercipta lingkungan lapas yang lebih sehat dan nyaman.”

BACA JUGA:  Isi Seminar Peringatan HPN 2024, Ketua PWI Pamekasan Jelaskan Hak Jawab, Hak Tolak, dan Hak Koreksi Dalam Pers

Lebih lanjut, Sulistiyo menegaskan bahwa kegiatan edukasi seperti ini akan terus digalakkan guna meningkatkan kesadaran warga binaan tentang pentingnya hidup bersih dan sehat.

Penerapan PHBS di lingkungan pemasyarakatan dinilai penting oleh sejumlah narasumber dan penelitian. Institusi lain telah melaksanakan program serupa sebagai bagian dari pembinaan dengan tujuan menjaga kebersihan dan kesehatan warga binaan.

Dengan penyuluhan ini, Lapas Narkotika Pamekasan berharap dapat mewujudkan lingkungan hunian yang lebih sehat, tertib, serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga binaan selama masa pembinaan.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *