Sinopsis Film Tygo yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Syuting Berlatar Indonesia

  • Bagikan
Sinopsis Film Tygo yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Syuting Berlatar Indonesia

ENTERTAINMENT – Belakangan ini netizen Indonesia dihebohkan dengan nama Lisa BLACKPINK. Hal tersebut dikarenakan Lisa datang lagi ke Indonesia, namun ia tidak melakukan konser maupun fan meeting seperti yang biasa ia lakukan, melainkan sedang melaksanakan proses syuting karya orisinil Netflix berjudul “Tygo” yang memiliki genre action thriller. Film ini diadaptasi dari novel karya Russo Bersaudara (Anthony Russo , Joe Russo), bersama Ande Parks. Tygo sendiri merupakan spin-off dari film “Extraction” yang sebelumnya dibintangi oleh Chris Hemsworth. Berbeda dengan Extraction, Tygo yang diperankan oleh aktor laga terkenal dari Korea Selatan bernama Ma Dong-seok untuk memperluas dunia Extraction yang berfokus pada aksi khas Korea Selatan yang dinamis.

Adapun alasan lain yang membuat netizen Indonesia heboh karena mereka merasa bangga lantaran Indonesia dijadikan latar tempat untuk film tersebut. Salah satu lokasi syutingnya berada di kawasan Karst Citatah yang berada di Bandung. Adapun alasan dibalik pemilihan Karst Citatah dikarenakan pemandangan tebing batu kapur yang dramatis, serta kondisi geografis yang mendekati kebutuhan untuk set zona perang. Selain itu, beberapa jalan raya di Jakarta dan Tanggerang dijadikan latar film tersebut, khususnya Jalan Kunir dan Jalan Cengkeh yang berada di Jakarta ditutup pada tanggal 28-29 Januari 2026, sementara Jalan KS Tubun Karawaci yang berada di Tanggerang ditutup pada tanggal 28-31 Januari 2026 untuk pengambilan gambar sebagai akomodasi dari pemkot setempat agar memudahkan proses syuting. 

Sinopsis Film Tygo yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Syuting Berlatar Indonesia - Sekitar Jatim
Sinopsis Film Tygo yang Dibintangi Lisa BLACKPINK Syuting Berlatar Indonesia - Sekitar Jatim

BACA JUGA:  Amanda Manopo dan Kenny Austin Resmi Menikah dalam Pemberkatan di Jakarta Selatan

Sinopsis Cerita Tygo :

Film ini menceritakan perjalanan seorang anak yatim piatu bernama Tygo yang diperankan oleh Ma Dong-Seok. Sedari kecil Tygo menjalani hidup dengan satu prinsip, yaitu fokus untuk bertahan hidup di zona perang. Ia pun terpaksa untuk menjadi tentara bayaran agar dapat bertahan hidup.

Tygo pun tumbuh menjadi sosok tangguh yang terbiasa hidup di zona perang. Didalam zona perang, dia memiliki sebuah grup kecil yang dipercaya untuk bertahan hidup, salah satu member grup yang memiliki ikatan emosional tinggi dengan Tygo adalah Ria yang diperankan oleh Lisa BLACKPINK. Ria sendiri sudah dianggap sahabat dan keluarga oleh Tygo.

Namun, kesenangan tak bertahan lama. Hal tersebut terjadi ketika operasi rahasia berakhir kacau dan Ria menjadi target penculikan Arman Choi yang diperankan oleh Lee Jin-wook, yakni pemimpin dari gembong kriminal berbahaya dan terbesar di Korea. Penculikan tersebut memaksa Tygo untuk menjalankan misi penyelamatan seorang diri yang memikiki resiko tinggi. Disanalah Tygo harus menghadapi musuh serta menghadapi trauma yang ia miliki di masa lalunya sebagai anak yang tumbuh dalam zona perang.

BACA JUGA:  "The Haunted Palace" Tembus Rating Tertinggi di Episode Terakhir

Sutradara dan Tim Produksi :

Film ini disutradarai oleh Lee Sang-yong yang berhasil menyutradarai film “The Roundup” dan akan diproduseri oleh AGBO yang dinaungi oleh Russo Bersaudara, Big Punch Picture yang menaungi Ma Dong-seok, dan Netflix. Sedangkan Co-Produser dari Nova Film dan BandC Group. Selain itu, ada tim koreografi aksi dari Uwais Team yang dinaungi oleh Iko Uwais.

Jadwal Tayang :

Netflix belum mengumumkan tanggal tayang resmi Tygo dikarenakan proses produksi sedang berlangsung, namun mereka memastikan proyek tersebut untuk di rilis pada tahun 2026. AGBO dan Netflix menyebut bahwasannya film ini akan memberi perspektif baru pada semesta Extraction, termasuk eksplorasi visual yang luas karena produksinya berskala internasional, serta beberapa aktor serta debut Lisa BLACKPINK yang menyebabkan banyak warganet excited untuk menonton film Tygo.

**Penulis: Muhammad Arsya Putra Pratama (mahasiswa Psikologi Unesa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *