JAKARTA, sekitarjatim.com – Nama Mohan Hazian, pendiri brand streetwear lokal Thanksinsomnia, menjadi perbincangan hangat di media sosial X (dulu Twitter) sejak awal Februari 2026 setelah munculnya unggahan terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang viral dan memicu respons luas dari netizen.
Isu ini pertama kali menarik perhatian publik setelah seorang perempuan melalui akun X mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya saat menjadi model untuk sebuah sesi pemotretan. Dalam unggahan itu, korban menyebutkan kejadian itu terjadi pada Mei 2025 dan menandai kontennya dengan tanda peringatan “TW SH/SA” atau peringatan kekerasan/pelecehan seksual. Unggahan tersebut telah dilihat oleh jutaan pengguna sebelum tersebar luas.
Warganet kemudian mengaitkan ciri-ciri yang disebut dalam unggahan dengan sosok pemilik brand lokal berinisial “M”, yang kemudian dipahami merujuk kepada Mohan Hazian. Hal ini diperkuat oleh laporan bahwa sejumlah video promosi yang menampilkan model terkait telah dihapus dari akun media sosial resmi Thanksinsomnia setelah isu itu viral. Kolom komentar pada beberapa akun juga sempat ditutup, memicu spekulasi dan reaksi publik yang lebih luas.
Mohan Hazian merupakan pengusaha dan kreator konten kelahiran Lampung pada 4 Februari 1990. Ia dikenal sebagai pendiri dan pemilik merek streetwear Thanksinsomnia, yang dirintis sejak awal 2010-an dan berkembang menjadi salah satu brand lokal yang populer di kalangan generasi muda Indonesia. Brand ini dikenal dengan gaya busana urban dan sering menjadi tren di komunitas fashion lokal.
Sebelum terjun ke dunia bisnis, Mohan sempat bekerja di berbagai pekerjaan non-formal saat merintis kariernya di Jakarta, termasuk sebagai karyawan restoran dan tenaga penjual di toko pakaian. Berkat ketekunan dan strategi pemasaran kreatif, ia berhasil menjadikan Thanksinsomnia tumbuh dari usaha kecil menjadi brand yang memiliki penggemar di dalam dan luar negeri.
Viralnya tudingan ini juga berdampak pada hubungan bisnis Mohan dengan sejumlah pihak. Misalnya, penerbit Shira Media menyatakan telah menarik buku-buku karya Mohan dari peredaran dan memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku tersebut sebagai bentuk respons terhadap isu yang berkembang.
Hingga saat ini, Mohan Hazian atau pihak Thanksinsomnia belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan yang menjadi viral di media sosial tersebut.(*/fir)






