Televisi Iran Umumkan Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Kawasan Timur Tengah Memanas

  • Bagikan
Televisi Iran Umumkan Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Kawasan Timur Tengah Memanas

TEHERAN, sekitarjatim.com — Televisi pemerintah Iran pada Ahad mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan militer yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat. Pengumuman tersebut disiarkan di tengah meningkatnya ketegangan bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Sebelum pernyataan resmi dari Teheran, sejumlah media Israel dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump lebih dulu mengklaim bahwa Khamenei telah meninggal dunia akibat serangan tersebut. Namun, konfirmasi dari televisi pemerintah Iran menjadi pernyataan resmi pertama dari otoritas Iran terkait kabar itu.

Menurut laporan yang disampaikan, Ayatollah Ali Khamenei merupakan pemimpin dengan masa jabatan terlama di Timur Tengah saat ini. Ia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, setelah sebelumnya memegang posisi presiden selama dua periode, yakni dari 1981 hingga 1989.

BACA JUGA:  Wanita di Sampang Jadi Korban Jambret, Emas Rp11 Juta Raib

Serangan yang diklaim menewaskan Khamenei terjadi pada Sabtu, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangkaian operasi militer terhadap sejumlah target strategis di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Hingga kini belum dirinci secara terbuka lokasi pasti maupun kronologi detail serangan yang disebut-sebut mengenai lingkaran kepemimpinan tertinggi negara tersebut.

Agresi militer tersebut dilaporkan tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan korban di kalangan sipil. Otoritas Iran menyebut dampak serangan meluas ke sejumlah wilayah yang menjadi sasaran operasi militer.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Tes Urine Massal, Seluruh Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan berupa rudal yang diarahkan ke wilayah Israel serta sejumlah target militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan tersebut menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang sebelumnya berlangsung melalui operasi terbatas dan serangan tidak langsung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pemerintah Iran terkait mekanisme suksesi kepemimpinan nasional pasca-kematian Khamenei. Situasi keamanan di kawasan dilaporkan masih bergejolak, dengan sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meluasnya konflik.(*/FIR)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *