PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah Triarif, memenuhi undangan klarifikasi dari penyidik Polres Pamekasan terkait laporan yang tengah ditangani aparat penegak hukum, Jumat (5/6/2026).
Proses klarifikasi berlangsung di Mapolres Pamekasan dan dihadiri Wakil Koordinator Regional (Wakareg) Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, yang memberikan pendampingan selama pemeriksaan berlangsung. Kehadiran Teguh merupakan tindak lanjut arahan dari Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional bersama Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya.
Teguh mengatakan pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses klarifikasi berjalan sesuai prosedur sekaligus memberikan dukungan kepada Hariyanto dalam memenuhi permintaan keterangan dari penyidik.
“Kami mendapat perintah dari Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional serta KPPG Surabaya untuk mendampingi Saudara Hariyanto dalam memenuhi undangan klarifikasi dari penyidik Polres Pamekasan,” ujar Teguh.
Menurutnya, pemeriksaan berlangsung cukup lama, dimulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Selama proses tersebut, Hariyanto telah memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik serta menyerahkan sejumlah dokumen yang diminta sebagai bagian dari proses pendalaman laporan.
“Saudara Hariyanto telah menjawab seluruh pertanyaan dari penyidik serta menyerahkan bukti-bukti yang diminta. Semua dokumen yang menjadi kebutuhan penyidik telah kami berikan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan akan bersikap kooperatif dalam memberikan keterangan maupun dokumen yang diperlukan penyidik.
“Pada prinsipnya kami siap bekerja sama dan menaati seluruh proses hukum yang berlaku. Kami menghormati langkah-langkah yang dilakukan penyidik dalam menangani laporan ini,” tegasnya.
Sementara itu, usai menjalani klarifikasi, Hariyanto menyampaikan permohonan maaf kepada awak media yang telah menunggu untuk meminta keterangan. Ia mengaku belum dapat memberikan pernyataan secara langsung karena kondisi kesehatannya menurun setelah menjalani pemeriksaan selama hampir seharian.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan wartawan karena belum bisa menemui secara langsung setelah proses klarifikasi selesai. Kondisi saya kurang fit. Hal tersebut bukan dalam rangka menghindari rekan-rekan media,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait materi laporan yang menjadi dasar pemanggilan klarifikasi tersebut. Proses penanganan perkara masih berada pada tahap pendalaman oleh penyidik.(*)






