JAKARTA, sekitarjatim.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka peluang kemitraan dengan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Besar PMII dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya di bidang pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
Hal tersebut disampaikan Wapres saat menerima jajaran Pengurus Harian KOPRI PB PMII di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin. Pertemuan tersebut membahas peran strategis perempuan muda dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.
Wapres menekankan pentingnya peran organisasi perempuan dalam memberdayakan generasi muda melalui peningkatan kompetensi dan pengetahuan. Ia mendorong KOPRI untuk tampil sebagai organisasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan, khususnya di sektor sumber daya manusia.
“KOPRI diharapkan menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan perempuan muda, terutama dalam pengembangan kapasitas dan wawasan,” ujar Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulan Sari Aliyatus Sholikhah menyampaikan pesan Wapres, sebagaimana dikonfirmasi melalui Sekretariat Wakil Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, Wulan menyampaikan apresiasi atas sejumlah program pemerintah yang dinilai telah melibatkan perempuan secara inklusif, termasuk keterlibatan tenaga perempuan dalam operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG.
KOPRI juga menyerahkan Jurnal KOPRI kepada Wapres. Jurnal tersebut memuat kumpulan kajian ilmiah yang membahas Program Makan Bergizi Gratis dari berbagai sudut pandang, mulai dari aspek implementasi kebijakan, pengawasan, hingga hasil penelitian lapangan. Publikasi tersebut disebut sebagai bentuk kontribusi akademik KOPRI dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah.
Selain itu, Wulan mengungkapkan Wapres menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam agenda nasional KOPRI bertajuk Women and Youth Ramadhan Fest. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan santri, mahasiswa, kader PMII dan KOPRI, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jabodetabek.
Agenda tersebut diarahkan untuk memberikan motivasi serta penguatan kapasitas generasi muda agar mampu merespons peluang dan tantangan era digital.
Dalam kesempatan yang sama, Wapres juga menyatakan dukungannya terhadap peran KOPRI dalam upaya pencegahan stunting, khususnya bagi perempuan dan anak, melalui kolaborasi dengan program-program pemerintah.
“Beliau berharap kader perempuan KOPRI dapat berkontribusi melahirkan generasi masa depan yang sehat, terampil, dan berdaya saing,” kata Wulan.
Wulan turut memaparkan program unggulan KOPRI, yakni KOPRI Magang, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader PMII dan mahasiswa. Wapres, kata dia, menyarankan agar program tersebut difokuskan pada sejumlah lokus strategis sebagai tempat pemagangan.
“Program ini dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dan relevan untuk penguatan kompetensi mahasiswa,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut, Wapres berharap KOPRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi perempuan muda yang adaptif, terampil, dan siap menghadapi dinamika perubahan zaman.(*/gi’)






