Ketua PWI Pamekasan Apresiasi Rekor MURI BIP: Bukti Kepedulian Nyata untuk Anak Yatim

  • Bagikan
Ketua PWI Pamekasan Apresiasi Rekor MURI BIP: Bukti Kepedulian Nyata untuk Anak Yatim

PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan, Hairul Anam, memberikan apresiasi atas capaian Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) Pamekasan yang berhasil memecahkan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan santunan terhadap 3.000 anak yatim.

Kegiatan sosial tersebut digelar di Gedung Bakorwil Pamekasan pada Jumat (6/3/2026). Dalam kegiatan itu, BIP mencatatkan dua rekor sekaligus, yakni kategori Belanja Gratis Terbanyak dan Pembagian Set Pakaian Busana Terbanyak bagi anak yatim di Indonesia.

Hairul Anam menilai pencapaian tersebut menjadi catatan penting bagi Kabupaten Pamekasan. Menurutnya, perolehan rekor MURI oleh BIP menambah daftar prestasi yang pernah diraih daerah tersebut.

BACA JUGA:  Provokator Kericuhan MU vs Persis Solo Diamankan Polisi

“Bicara soal MURI, Pamekasan baru ketiga kalinya setelah masa kepemimpinan KH Kholilurrahman dan Ra Baddrut Tamam: Batik Tulis Terpanjang dan MPP. Sekarang MURI yang diraih BIP,” ujar Hairul Anam, Minggu (8/3/2026).

Ia juga menyebut bahwa berdasarkan penelusuran PWI Pamekasan, BIP merupakan yayasan pertama sekaligus satu-satunya di Jawa Timur yang berhasil memperoleh penghargaan rekor MURI.

Menurut Anam, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh lembaga kemasyarakatan di Pamekasan. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain maupun pemerintah untuk meningkatkan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Meningkatkan Transparansi dan Kinerja: Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Teken Pakta Integritas

“Ini harus jadi contoh bagi yayasan yang lain, maupun pemerintah untuk juga peduli terhadap sesama, khususnya kepada anak yatim,” tegasnya.

Anam menambahkan, kegiatan sosial berskala besar seperti yang dilakukan BIP tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat, tetapi juga mampu mengangkat citra daerah melalui kontribusi nyata dalam bidang kemanusiaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *