PAMEKASAN, sekitarjatim.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyiapkan program bantuan permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Kantor PCNU Pamekasan, Sabtu (7/3/2026).
Dalam kesempatan itu, bupati yang akrab disapa Kyai Kholil menegaskan, penguatan sektor UMKM akan difokuskan pada dukungan permodalan. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.
“Kita harus menumbuhkan kemandirian di masyarakat. Karena itu pemerintah akan memberdayakan UMKM di Pamekasan melalui suntikan modal,” katanya dalam kesempatan tersebut.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah meminta dukungan Nahdlatul Ulama untuk membantu proses pendataan pelaku usaha mikro agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
“Kami mohon NU membantu mendata anggota yang memiliki usaha mikro agar bisa kita dorong bersama. Sehingga bantuan yang kami berikan tepat sasaran,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Pamekasan, Mukhlis Nasir, menyatakan komitmennya untuk menjalankan program organisasi sesuai hasil musyawarah kerja cabang (muskercab).
Menurutnya, kepengurusan PCNU Pamekasan yang baru akan tetap berpegang pada mandat organisasi, termasuk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui LAZISNU, PCNU Pamekasan juga telah menyalurkan bantuan kepada 15 anak yatim selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Semoga santunan dari para dermawan kepada anak-anak yatim ini membawa berkah dan diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.(*)






