Prabowo Tiba di AS, Bahas Kerja Sama Ekonomi Strategis hingga Perjanjian Dagang Timbal Balik

  • Bagikan
Prabowo Tiba di AS, Bahas Kerja Sama Ekonomi Strategis hingga Perjanjian Dagang Timbal Balik

JAKARTA, sekitarjatim.com – Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dengan agenda utama memperkuat kerja sama strategis di sektor ekonomi. Fokus tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Presiden Prabowo tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) waktu setempat. Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara dan rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.

“Pertemuan difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang,” ujar Teddy dalam keterangannya.

Menurut Teddy, setibanya di Washington DC, Presiden Prabowo disambut ratusan diaspora Indonesia yang terdiri atas mahasiswa, pekerja, serta warga negara Indonesia yang menetap di ibu kota Amerika Serikat dan sekitarnya.

Selama berada di Negeri Paman Sam, Presiden dijadwalkan langsung menggelar pertemuan pada malam hari waktu setempat. Selain itu, sejumlah agenda juga telah disiapkan, termasuk pertemuan dengan pejabat pemerintah serta kalangan pengusaha Amerika Serikat.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri 1447 H, Polres Pamekasan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kunjungan ini menjadi bagian dari diplomasi aktif yang ditempuh Presiden Prabowo guna memperluas jejaring kerja sama internasional. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperkuat rantai pasok ekonomi sekaligus meningkatkan produktivitas industri dalam negeri.

Dalam penerbangan menuju Amerika Serikat, Presiden Prabowo didampingi antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Berdasarkan agenda resmi, Presiden Prabowo akan menghadiri tiga kegiatan utama. Pertama, pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2). Kedua, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) pada Kamis (19/2). Ketiga, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin negara direncanakan membahas sekaligus menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik atau agreement on reciprocal trade (ART). Proses negosiasi perjanjian itu disebut telah berlangsung sejak 2025.

BACA JUGA:  65 Pejabat Pemkab Sampang Dilantik, Sejumlah Kursi OPD Masih Kosong

Adapun KTT perdana BoP dijadwalkan dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr. sebagai inisiator forum tersebut. Indonesia sendiri resmi menjadi anggota Dewan Perdamaian setelah Presiden Prabowo menandatangani piagam pembentukan lembaga itu dalam acara peluncuran di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.

Selain Indonesia dan Amerika Serikat sebagai penggagas, sejumlah negara turut bergabung dalam Dewan Perdamaian, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.

Kunjungan kerja ini dipandang sebagai momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam percaturan ekonomi global sekaligus memperluas kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat dan negara-negara mitra lainnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *